Yuk, Kenali Gejala Kanker Laring Dari Sekarang!

No comments

Sumber: Alodokter.com

Pernah mendengar penyakit kanker laring? Kanker laring mungkin masih terasa asing di telinga. Dilansir dari halaman alodokter, kanker laring adalah kondisi di mana tumor ganas tumbuh pada laring yang mana merupakan saluran pernapasan. Laring memiliki peran sebagai sistem pernapasan, kemampuan untuk berbicara, dan sering disebut sebagai kotak suara.

Kanker laring cukup sering terjadi dan banyak memengaruhi wanita daripada pria. Menurut halaman hellosehat, gejala kanker laring ditandai dengan adanya suara serak atau perubahan pada suara, sulit dan merasa sakit ketika menelan, hilangnya nafsu makan, penurunan berat badan, sesak napas, dan adanya kelenjar getah bening pada leher.

Selain itu, menurut halaman klikdokter, gejala kanker laring lainnya adalah batuk atau radang tenggorokan yang tak kunjung sembuh, nyeri pada telinga, dan bau mulut.

Penyebab terjadinya kanker laring masih belum bisa dipastikan. Namun, ada beberapa faktor risiko yang menyebabkan terjadinya kanker laring, seperti kebiasaan merokok, berusia di atas 40 tahun, mengonsumsi alkohol, adanya pola makan yang tidak sehat, kekebalan tubuh menurun, dan faktor lainnya.

Berikut penentuan stadium pada penderita kanker laring. Simak ulasannya!

  1. Stadium 0

Stadium ini bisa dikatakan sebagai carcinoma in situ di mana munculnya sel abnormal yang dapat menjadi kanker dan memiliki potensi untuk menyebar ke sel lain.

  1. Stadium 1

Pada stadium 1, sel abnormal pada laring telah berubah menjadi sel kanker berukuran kecil. Namun, belum menyebar ke area lainnya.

  1. Stadium 2

Pada stadium 2, sel kanker semakin tumbuh dan berkembang menjadi besar. Akan tetapi dia masih belum menyebar.

  1. Stadium 3

Stadium 3 bisa dikatakan sebagai stadium untuk hati-hati. Pasalnya, sel kanker akan terus bertumbuh dan berkembang menjadi besar dan mulai menyebar ke area kelenjar getah bening. Atau bisa juga menyebar ke area terdekat.

  1. Stadium 4

Pada stadium 4, kanker sudah menyebar ke jaringan dan organ tubuh lain. Hal ini disebut sebagai metastasis. 

Bagaimana cara mengobati kanker laring? Ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Yuk, simak ulasannya.

  1. Operasi

Ada 3 tipe atau jenis operasi yang bisa dilakukan untuk mengatasi kanker laring. Pertama, reseksi endoskopi yang mana dilakukan untuk mengatasi tumor yang tergolong kecil dan memotongnya menggunakan selang yang terdapat kamera dan alat potong khusus di dalamnya. Metode ini dilakukan dengan memasukkannya ke dalam laring melalui mulut.

Kedua, laringektomi parsial yang mana dilakukan untuk memotong bagian laring yang bermasalah dan dilakukan dengan membuat sayatan pada leher untuk mengangkat tumor.

Ketiga, laringektomi total yang mana dilakukan jika kanker sudah parah dan seluruh laring harus dipotong. Akibatnya, kemampuan bicara menjadi tidak normal. 

  1. Kemoterapi

Metode ini dilakukan dengan menggunakan obat-obatan khusus yang bertujuan untuk membunuh pertumbuhan sel kanker. Metode ini dilakukan jika kanker sudah menyebar ke organ tubuh lain. Biasanya kemoterapi bisa dikombinasikan dengan radioterapi.

  1. Radioterapi

Prosedur ini dilakukan dengan menggunakan radiasi. Tujuannya adalah untuk membunuh sel kanker atau menghentikan pertumbuhan sel kanker. Biasanya metode ini digunakan untuk kanker laring yang masih tergolong ringan. Radioterapi juga digunakan sebagai metode pendukung pada operasi. Tujuannya adalah untuk memperkecil tumor sehingga mudah dalam pengangkatannya. 

Tentunya setiap metode memiliki efek samping yang berbeda-beda. Biasanya pada radioterapi, efek sampingnya seperti peradangan pada mukosa tenggorokan, perubahan pada kulit, dan mulut kering. Untuk kemoterapi, efek samping yang sering muncul adalah mual dan muntah.

Nah, itulah gejala kanker laring beserta penyebab dan cara pengobatannya. Sudah, paham?

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*